E-business (TULISAN 1)

Posted: Oktober 19, 2010 in tugas

Pengertian e-business

Istilah e-business digunakan untuk merujuk pada seluruh pengguna tingkat lanjut dalam teknologi informasi, khususnya teknologi jaringan dan komunikasi, untuk meningkatkan cara organisasi melakukan seluruh proses bisnisnya. Jadi e-business adalah proses eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor, pemerintah, dan media masa, juga pengguna teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internal. Saat ini, bagi organisasi dalam berbagai industri, ikut serta dalam e-business bukan lagi merupakan pilihan, tetapi merupakan suatu kebutuhan.

E-business digunakan dalam dunia IT (Teknologi Informatika). Istilah “e” dalam dunia bisnis memungkinkan bahwa aktivitas bisnis dalam teknologi. E-business merupakan sumber yang potensial dari keunggulan kompetitif. Setiap organisasi menggunakan e-business untuk meningkatkan efektifitas serta effisiensi dalam aktivitas-aktivitas bisnis.

E-business memberikan pemahaman dasar kepada para akuntan dan profesional sistem mengenai peluang dan resiko yang berhubungan dengan e-business. Pada bab ini juga mendiskusikan teknologi informasi yang memungkinkan organisasi ikut serta dalam e-business. Dengan mengusai bab ini para akuntan akan secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan, desain, dan pengelolaan langkah-langkah awal e-business organisasi. Bab ini juga mendiskusikan peran perdagangan elektronis dalam organisasi bisnis masa kini, dan juga konsep-konsep maupun aplikasi dari telekomunikasi seperti internet.

Model-model e-business
• B2C (Business to Customer)
Karakteristik:
– Antara organisasi dengan perorangan
– Nilai uang yang dilibatkan lebih kecil
– Transaksi satu-waktu atau transaksi tidak sering terjadi
– Secara relatif lebih sederhana
• B2B (Business to Business)
• B2G (Business to Goverment)
• B2E ( Business to Education)

Untuk B2B, B2G, dan B2E memiliki karakteristik sebagai berikut:
– Antar organisasi
– Nilai uang yang dilibatkan lebih besar
– Hubungan yang kuat dan berkelanjutan
– Lebih kompleks

Pada B2C dan B2B terdapat perbedaan. Pada B2C sering melibatkan dua pihak yang mungkin tidak pernah terlibat dalam suatu transaksi sebelumnya. Transaksi-transaksi B2C secara relatif merupakan transaksi yang sederhana. Umumnya, pelanggan akan mengunjungi website perusahaan, melihat penawaran didalamnya, menyampaikan pesanan dan membayar pembelian saat terjadinya penjualan, biasanya transaksi menggunakan kartu kredit. Sebaliknya, pada B2B terjadi melibatkan antar-organisasi yang telah membangun hubungan antara satu dengan yang lainnya dan juga sering memberi kredit kepada para pelanggan dan juga mengizinkan mereka membayar secara cicilan. Hal ini menambah kompleksitas proses akuntansi dan pengawas atas penjualan dan pembayaran dari pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s