pelangi

Posted: November 30, 2009 in puisi

suatu waktu di subuh hari..
kufikirkan dirimu, dan cintaku.
kufikirkan sahabatku.
betapa makna…

tusuk saja punggungku, biar sepi mengaduh.
tusuk saja dadaku biar ramai bergemuruh.
dan aku tak perlu lagi diam seribu bahasamu.
atau gulungan senyum yang terus ganggu tidurku.

patahkan saja rantingnya, agar terbagi dua.
aku tak ingin lagi dunia.
datangi diriku…sapa, caci dan tamparlah.
ajari aku tentang cinta yang kau maksud.

banting saja kristalnya, biar seperti permata.
aku tak perlu lagi dunia.
ajak sahabatku…sapa, hajar dan ikat diriku.
ajari aku tentang setia.

penggal saja kepalaku, agar kau percaya kalau aku manusia.
aku tak lagi butuh dunia.
ajak semuanya…ramai-ramai meneliti,
tentang apa arti cinta, tentang diam yang kau punya.

potong saja tanganku, agar tak lagi memberimu.
aku tak mau lagi dunia.
buktikan semua, tentang kasih, tentang damai tentang cinta.

ayo….tantang aku dengan berani..
liat cinta-cinta itu, terus tumbuh keluar dari kepalaku.
tak bisa diam, tak bisa tenang.

ayo kemarilah bersama semua.
bunuh dirku…cabik-cabik badanku, potong semuanya.
tak mengapa, mungkin kelak kau temukan cinta di antara arteriku.
yang mengalir bersama darah yang menuliskan namamu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s